GBHO

GARIS-GARIS BESAR HALUAN ORGANISASI  (GBHO)

PERHIMPUNAN MAHASISWA SOSIAL EKONOMI PERTANIAN

(PERMASETA)

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

SISTEMATIKA

BAB I  PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

B. Pengertian

BAB II   POLA DASAR AKTIVITAS

A. Tujuan Aktivitas Organisasi
B. Landasan Aktivitas
C. Azas Aktivitas
D. Modal Dasar Organisasi
E. Wawasan

BAB III  POLA UMUM AKTIVITAS

A. Pola Umum Program Kerja Internal Organisasi
a. Anggota
b. Administrasi
B. Pola Umum Program Kerja Eksternal Organisasi
C. Rekomendasi

BAB IVPENUTUP

BAB I

PENDAHULUAN

 

A. LATAR BELAKANG

Mahasiswa sebagai insan intelektual mempunyai peran yang sangat strategis dalam proses pembangunan nasional. Sebagai agen perubahan dan pembaharuan sudah selayaknya mahasiswa memberikan sumbangan aspiratif ke arah perbaikan masyarakat dan bangsa. Peran dan sumbangan sebuah wadah yang mampu mengakomodir dan menjadi tempat untuk menyalurkan aspirasi.

Berangkat dari pemikiran tersebut, maka dibutuhkan sebuah wadah yang mampu menjembatani kerja-kerja yang bersifat komunal tersebut. Untuk itu dibentuklah organisasi yang mewadahi seluruh mahasiswa jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Brawijaya. Dengan adanya wadah organisasi tersebut, maka koordinasi dalam aktivitas organisasi di tingkat mahasiswa jurusan akan lebih mudah.

Sehingga kesinambungan aktivitas dapat diwujudkan untuk mencapai tujuan organisasi dan akan nampak hasil-hasil nyata dari aktivitas-aktivitas tersebut. Untuk memberikan arah bagi aktivitas organisasi dalam mencapai tujuannya maka perlu ditetapkan GBHO yang merupakan pedoman aktivitas organisasi.

B. PENGERTIAN
1. GBHO adalah suatu haluan Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi yang merupakan aspirasi seluruh mahasiswa Sosial Eknomi Pertanian yang pada hakikatnya merupakan pola umum yang ditetapkan dalam Musyawarah Umum Mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Brawijaya.
2. Pedoman umum ini merupakan rangkaian program kerja yang searah, terpadu, dan berkesinambungan.

Serangkaian program kerja Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian yang berlangsung secara terus menerus di atas dimaksudkan untuk mewujudkan tujuan organisasi seperti yang dicantumkan dalam Anggaran Dasar.

BAB II

POLA DASAR AKTIVITAS

 

A. TUJUAN AKTIVITAS ORGANISASI
1. Meningkatkan keprofesionalan dan wawasan anggota PERMASETA.
2. Mengoordinasikan aktivitas dan kerjasama antar anggota PERMASETA.
3. Meningkatkan eksistensi PERMASETA secara internal dan eksternal.
4. Menjalin kerjasama dengan seluruh Civitas Akademika Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.
5. Menjalin kerjasama antar Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian se-Indonesia.
B. LANDASAN AKTIVITAS

Untuk mewujudkan aktivitas dan tujuan Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Brawijaya, maka keseluruhan program kerja disusun berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga dan GBHO.

C. ASAS AKTIVITAS
1. Religius, bahwa segala aktivitas PERMASETA harus memperhatikan nilai-nilai religius dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan YME.
2. Manfaat, bahwa segala kegiatan PERMASETA harus dapat memberikan manfaat yang optimal bagi peningkatan kualitas anggotanya dan secara langsung maupun tidak langsung kepada pembangunan masyarakat pertanian dan masyarakat umumnya.
3. Demokrasi, bahwa segala aktivitas organisasi dijiwai oleh semangat demokrasi dan penyelesaian masalah-masalah aktivitasnya diupayakan dengan jalan musyawarah mufakat.
4. Kesadaran Hukum, bahwa setiap anggota PERMASETA sadar dan taat kepada aturan organisasi dan segala aktivitasnya dapat dipertanggungjawabkan.
5. Egaliter, bahwa setiap anggota PERMASETA memiliki persamaan dalam segala aktivitas untuk mengembangkan organisasi sesuai AD/ART.
D. MODAL DASAR ORGANISASI
1. Sumber Daya Manusia, setiap anggota yang terdapat dalam PERMASETA merupakan potensi yang sangat besar dalam upaya mengembangkan PERMASETA ke depan baik di tingkat regional, nasional dan internasional.
2. Sumber Daya Material, adalah merupakan sarana dan prasarana yang merupakan aset yang dimiliki oleh PERMASETA yang dapat menunjang pengembangan organisasi.
E. WAWASAN
1. Keprofesian, dengan latar belakang ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, maka segala aktivitas PERMASETA berwawasan pada kemampuan dan kekuatan sendiri berpedoman pada ciri keprofesionalan.
2. Kesatuan, keragaman yang terdapat dalam PERMASETA harus merupakan satu kesatuan dengan arti yang seluas-luasnya.
3. Independensi, PERMASETA dalam segala aktivitasnya bukan merupakan kekuatan politik yang bertendensi terhadap satu golongan ataupun kelompok tertentu.
4. Kebangsaan, PERMASETA dalam setiap aktivitasnya harus didasari oleh semangat kebangsaan dan harus responsif terhadap fenomena kebangsaan yang terjadi khususnya bidang pertanian.

BAB III

POLA UMUM AKTIVITAS ORGANISASI

Berdasarkan pada pola dasar aktivitas PERMASETA, disusun pola umum program kerja organisasi yang terdiri dari :

A. Pola Umum Program Kerja Internal Organisasi
B. Pola Umum Program Kerja Eksternal Organisasi
C. Rekomendasi
A. POLA UMUM PROGRAM KERJA INTERNAL ORGANISASI
1. Anggota
a. Mengadakan pengaderan anggota PERMASETA melalui Pendidikan dan Latihan Anggota (PLA) I dan Pendidikan dan Latihan Anggota (PLA) II dalam satu periode kepengurusan.
b. Mempererat keakraban dan kekeluargaan antara anggota PERMASETA denganDewan Pengurus PERMASETA selama periode kepengurusan.
c. Meningkatkan keprofesionalitasan anggota melalui berbagai kegiatan.
d. Melaksanakan kegiatan-kegiatan secara berkesinambungan yang mampu meningkatkan kualitas anggota PERMASETA.
e. Menyelenggarakan MUMASETA pada akhir periode kepengurusan.
f. Mencari, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi anggota PERMASETA untuk perkembangan organisasi.
2. Administrasi
a. Kerumahtanggaan
1. Mengusahakan pengadaan dan inventarisasi organisasi.
2. Memelihara sarana dan prasarana organisasi.
3. Menjalankan mekanisme tertib organisasi secara profesional.
4. Meningkatkan pemahaman dan kemampuan anggota dalam mengolah administrasi organisasi.
b. Keuangan
1. Melakukan mekanisme keuangan organisasi secara profesional.
2. Menyelenggarakan tertib administrasi keuangan.
3. Mengusahakan sumber-sumber dana lain untuk pembiayaan organisasi.
B. POLA UMUM PROGRAM KERJA EKSTERNAL ORGANISASI
1. Melakukan kerjasama dengan organisasi profesi bidang keilmuan yang sama dan atau bidang keilmuan lainnya serta lembaga-lembaga terkait baik swasta atau pemerintah dalam upaya pengembangan organisasi.
2. Melakukan pengkajian terhadap aktivitas eksternal organisasi sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan organisasi.
3. Meningkatkan eksistensi organisasi dalam lingkup lokal, regional, nasional atau internasional.
4. Mengadakan penelitian dan pengabdian berkelanjutan mengenai kondisi masyarakat sebagai sumbangan pemikiran Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Brawijaya.
5. Melakukan aktivitas transfer informasi mengenai sosial ekonomi pertanian kepada masyarakat.
C. REKOMENDASI
Rekomendasi MUMASETA XVIII untuk Dewan Pengurus Perhimpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (PERMASETA) periode 2020/2021.
  1. Meningkatkan kinerja, tanggung jawab, keprofesionalan, kemitraan, loyalitas, dan kekompakan Dewan Pengurus PERMASETA dengan berpegang teguh pada konstitusi
  2. Melakukan rapat kerja satu bulan sekali
  3. Melakukan mekanisme evaluasi, koordinasi, dan pelaporan keuangan organisasi satu bulan sekali secara formal pada rapat kerja Dewan Pengurus PERMASETA
  4. Melakukan koordinasi dan evaluasi organisasi dengan Badan Pengawas Organisasi (BPO) minimal satu bulan sekali secara formal atau non formal selama satu periode kepengurusan
  5. Melakukan follow up kepada anggota selama satu periode kepengurusan.
  6. Penyelesaian proposal kegiatan minimal 20 hari sebelum kegiatan dilaksanakan dan penyelesaian laporan pertanggungjawaban maksimal 20 hari setelah kegiatan dilaksanakan.
  7. Membuat perencanaan keuangan organisasi untuk tiap-tiap departemen di awal periode kepengurusan.
  8. Membuat laporan keuangan organisasi untuk tiap-tiap departemen selama periode kepengurusan.
  9. Memperbarui konten media komunikasi
  10. Memperbarui data anggota PERMASETA.
  11. Mengoptimalkan eksistensi PERMASETA sebagai organisasi profesi yang mempunyai nilai bargaining baik horizontal maupun vertikal.
  12. Mengadakan pertemuan secara formal antara Dewan Pengurus dengan anggota, jurusan, dan fakultas Pertanian minimal satu kali dalam periode kepengurusan.
  13. Melakukan koordinasi dengan delegasi Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) secara formal minimal dua bulan sekali selama satu periode kepengurusan.
  14. Meningkatkan keprofesian dan pengetahuan Dewan Pengurus serta anggota melalui forum atau kajian yang membahas isu – isu terkini.
  15. Melakukan pengenalan Dewan Pengurus PERMASETA, BPO, dan MPM diawal kepengurusan kepada Civitas Akademika.
  16. Melakukan sosialisasi program kerja Dewan Pengurus PERMASETA minimal satu kali selama satu periode kepengurusan kepada Civitas Akademika.
  17. Menjalin relasi dengan perusahaan – perusahaan yang dapat dijadikan tempat magang kerja dalam membantu anggota secara akademik.
  18. Memberikan segala informasi yang berkaitan dengan anggota, baik secara akademik maupun non akademik.
  19. Mengadakan pertemuan atau forum diskusi untuk menampung dan menyalurkan aspirasi anggota PERMASETA minimal dua kali dalam satu periode kepengurusan.
  20. Mengadakan studi banding di ruang lingkup Pulau Jawa atau luar Jawa.
  21. Melakukan program kerja keterampilan berbasis masyarakat sebagai upaya kerjasama antara PERMASETA, POPMASEPI, maupun dengan lembaga-lembaga lain sebagai lahan transfer bidang keilmuan.
  22. Berpartisipasi dalam kegiatan perlombaan di bidang akademik dan non akademik sebagai upaya peningkatan prestasi anggota biasa PERMASETA.
  23. Mengadakan kegiatan berskala nasional atau Internasional selama satu periode kepengurusan.
  24. Melibatkan Civitas Akademika Universitas Brawijaya dalam beberapa kegiatan PERMASETA selama satu periode kepengurusan.
  25. Melakukan perawatan, perbaikan dan penambahan barang milik PERMASETA.
  26. Melakukan kegiatan yang berbasis kewirausahaan untuk anggota PERMASETA
  27. Melakukan pelatihan surat untuk Dewan Pengurus PERMASETA minimal dua kali dalam satu periode kepengurusan.
  28. Melakukan follow up kepada anggota PERMASETA maksimal satu bulan setelah pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Anggota (PLA) II
  29. Mengamandemen AD/ART pada MUMASETA XX apabila diperlukan
  30. Menindaklanjuti desa binaan PERMASETA minimal tiga kali dalam satu periode kepengurusan
  31. Melakukan upgrading kepengurusan minimal dua kali selama satu periode kepengurusan
  32. Laba atau kerugian yang didapatkan oleh pelaksana kegiatan dikembalikan ke Dewan Pengurus PERMASETA dengan pembagian proporsi yang sewajarnya
  33. Menambah media komunikasi PERMASETA untuk meningkatkan eksistensi PERMASETA sesuai dengan kebutuhan Dewan Pengurus PERMASETA.
  34. Melanjutkan edisi Buletin PERMASETA dari periode sebelumnya.
  35. Melakukan koordinasi dengan pihak jurusan terkait perubahan database anggota purna PERMASETA.
  36. Mengganti desa binaan PERMASETA apabila desa tersebut dinyatakan mandiri
  37. Melakukan penjaringan aspirasi anggota PERMASETA sebelum pembentukan dewan pengurus PERMASETA
  38. Melakukan follow up minimal dua kali dalam satu periode kepada anggota muda PERMASETA untuk mengurus perubahan status menjadi anggota pratama PERMASETA
  39. Mengadakan program kerja Mading

BAB IV

PENUTUP

Garis-Garis Besar Haluan Organisasi dibuat sebagai pedoman dalam melaksanakan aktivitas organisasi keprofesian mahasiswa Sosial Ekonomi  Pertanian Universitas Brawijaya. Berhasilnya aktivitas PERMASETA dalam rangka mancapai tujuan tergantung pada partisipasi seluruh anggota serta sikap mental, tekad, semangat, ketaatan, dan disiplin pengurus serta anggota.

Segala sesuatu yang belum termuat dalam GBHO ini akan diatur kemudian dalam aturan organisasi dengan catatan tidak bertentangan dengan AD/ART PERMASETA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *